BALI SKINHEAD JAMBORE INDONESIA BERSATU
Sebuah konser musik bertajuk “ BALI SKINHEAD JAMBORE - INDONESIA
BERSATU” akan digelar di Kuta tanggal 20 Mei mendatang. Selain untuk
menyatukan komunitas skinhead ( pengusung musik Oi! Punk Rock Klasik)
se-Indonesia, konser ini juga digelar untuk membangkitkan rasa
nasionalisme khususnya di kalangan generasi muda.
Konser yang
berlangsung di hari Kebangkitan Nasional ini dimeriahkan beberapa band
Oi! dari di Jawa-Bali seperti The End (Jakarta), Plester-X (Surabaya),
No Mans Land, Botol, Prussian Gestapoe (Malang), dan ada juga band Punk
& Metal Oi! lokal Bali seperti The Stomper, The Resistance,
Revolusi, The Nipple, Rest ‘N’ Chy, Super Mario dan The Bois.
Selain membawakan lagu-lagu ciptaan sendiri, grup band Oi! yang
tampil juga akan membawakan beberapa lagu-lagu band Oi! legendaris
seperti Sham69, The Business, Cock Sparrer, Manace, The Templars, On
File, Blitz dan beberapa grup Band Oi! legendaris lainnya.
Menurut
salah satu panitia Bali Skinhead Jambore, Konser ini di latarbelakangi
pemikiran adanya berbagai peristiwa di indonesia yang mengarah pada
disintegrasi bangsa, seperti kasus Aceh, Papua dan beberapa provinsi
lainnya yang berujung pada keinginan untuk keluar dari Negara Kesatuan
Republik Indonesia (NKRI).
“Melalui konser ini kita berharap rasa
nasionalisme kaum muda bisa dibangkitkan dan semakin mencintai tanah
air Indonesia,” kata salah satu panitia Bali Skinhead Jambore.
Salah
satu panitia acara menambahkan, format konser Punk Rock Klasik atau Oi!
musik dipilih dengan harapan pesan yang ingin disampaikan lebih cepat
diterima kalangan muda. Selain itu ajang ini juga untuk mempersatukan
komunitas Skinhead (pengusung dan pecinta musik Punk Rock Klasik) di
Indonesia yang selama ini eksistensinya tidak begitu terlihat. Kata
Skinhead dalam konteks ini menurut salah satu panitia acara ini lebih
berkonotasi positif yakni komunitas yang perduli pada masalah sosial
serta menjunjung tinggi solidaritas atau persaudaraan. “Nama Skinhead
merujuk kepada para pengikut budaya musik Punk Rock Klasik yang
rambutnya dipangkas botak atau gundul. Meskipun Skinhead banyak
diasosiasikan dengan kelompok orang-orang yang rasis dan Neo-Nazi,
namun Skinhead yang sebenarnya tidaklah Neo-Nazi. Pada awalnya Skinhead
adalah kaum tertindas dari kelas pekerja, utamanya buruh pelabuhan dan
buruh pabrik,” jelas salah satu panitia acara.
Konser ini akan
berlangsung di Jak Resto Kuta selama sehari dan merupakan hasil
kerjasama RumahMedia.com selaku event organizer dan komunitas Denpasar
Punk ‘N’ Skin. “ Komunitas Oi! dari luar Bali sudah menyambut antusias
dan menyatakan ketertarikannya untuk bisa hadir di event ini,” kata
salah satu panitia Acara.
Sumber : Komunitas DPS Punk ‘N’ Skin Bali
Website : www.baliskinheadjambore.com